KEAGUNGAN MASJID
DALAM AGAMA ISLAM
└┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Masjid atau disebut juga baitullah (rumah Allah) merupakan tempat mulia yang wajib dijaga dari berbagai hal yang mengotorinya, baik kotoran maknawi ataupun lahiri. Masjid, juga memiliki nilai-nilai khusus bagi orang-orang beriman, sebagai tempat pengagungan nama-nama Allah, syari’at Allah ditegakkan, tempat berhubungan langsung dengan Sang Pencipta, tempat seorang muslim berniaga dengan Penciptanya, tempat yang harus dijaga dari kotoran dan najis. Allah berfirman:

فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللهُ أَن تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَاْلأَصَالِ . رِجَالُُ لاَّتُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلاَبَيْعٌ عَن ذِكْرِ اللهِ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيتَآءِ الزَّكَاةِ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَاْلأَبْصَارُ

“Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut namaNya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayarkan zakat. Mereka takut pada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.” (QS. An-Nuur:36-37).

Berkaitan dengan firman Allah:

فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللهُ أَن تُرْفَعَ

“Di rumah-rumah (masjid-masjid) yang Allah telah perintahkan agar disebut …” (QS An Nur :36).

Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata: “Allah memerintahkan dengan mengikatkan diri denganNya dan menyucikannya dari najis, permainan melalaikan dan ucapan serta perbuatan yang tidak pantas.”

Dan Qatadah berkata: “Yakni masjid-masjid yang Allah telah perintahkan untuk membangunnya, memakmurkannya dan menyucikannya.” (Tafsir Ibnu Katsir III/390).

Demikianlah Allah menjelaskan secara khusus tentang masjid, sebagai tempat yang paling dicintai Allah dibandingkan tempat-tempat lainnya di muka bumi. hal ini sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:
“Tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjid.”

Oleh karena itu, hendaklah seorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir mengetahui adab-adab dan hal-hal yang berkaitan dengan masjid, lalu mengamalkannya setiap kali berada di dalam masjid.

Catatanku : sungguh kekejian yg nyata bahwa Rasulullah membolehkan kemungkaran terjadi dalam masjid yg sangat diagungkan…